Tampilkan postingan dengan label Ukuwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ukuwah. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2016

TAHLILAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI UMAT

Tahlilan suatu fenomena yang mungkin hanya ada di Indonesia. Tanpa memandang perbedaan pendapat antara bid'ah dan tidak yang melibatkan berbagai organisasi Islam. Di sini tidak akan membahas itu meskipun beberapa organisasi Islam banyak sekali pertentangan yang tajam, itu hanyalah pertentangan di kalangan elit saja. Terbukti di akar rumput semua masyarakat  berbaur mengikuti tahlilan .
Yang terasa bahwa tahlilan membiasakan kita untuk berinteraksi dengan tetangga dan masyarakat sekitarnya, sehingga hubungan kekerabatan dan ukuwah semakin kuat.Rasulullah menegaskan : Barang siapa beriman kepada Allah, hendaknya orang itu menjalin hubungan silaturrahim. Bahkan dikatakan oleh Nabi: Barang siapa yang menjalin hubungan baik (silaturrahim), maka Allah akan memanjangkan umurnya, dan melapangkan rizkinya.Sehingga tahlilan merupakan aset bagi kita untuk memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.
Tentunya akan sangat rugi kita apabila kegiatan tahlilan hanyalah cukup membaca kalimat kalimat toyyibah kemudian selesai dan pulang ke rumah masing masing. Padahal manusia juga di perintahkan untuk saling membantu dan saling mengingatkan . Banyak sekali permasalahan yang terjadi di masyarakat yang perlu di selesaikan bersama sama . Kegiatan tahlil lah sarana yang paling tepat sebagai forum komunikasi antar warga. Seharusnya pemangku kebijakan mulai dari tingkat Desa tingkat RW sampai dengan tingkat RT memanfaatkan tahlilan ini sebagai sarana untuk memberikan informasi, edukasi, identifikasi masalah di lingkunganya sampai dengan pemecahan masalah nya.
Namanya juga dalam msyarakat perbedaan tetap ada dan ini adalah rahmat, Untuk menjadikan kegiatan tahlilan sebagai forum komunikasi masih di tentang dengan pemikiran yang konservatif . Ketika muncul pihak yang ingin menjadikan kegiatan tahlilan menjadi forum yang lebih membawa manfaat bagi masyarakat biasanya banyak yang menentang. 
Pada akhirnya kita tanya pada hati kita, apakah kita akan menjadi muslim yang biasa atau muslim yang luar biasa. Muslim yang luar biasa adalah muslim yang selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan yang berfikir untuk kebaikan orang lain. Tinggal mana yang kita pilih.....Wallahu A'lam Bishawab

Kamis, 12 Maret 2015

TAHLIL

Pengertian TAHLIL
Tahlil : التهليل at-Tahliil) adalah bacaan kalimat tauhid, yaitu kalimat Lā ilāha illa l-Lāh (لا إله إلا الله, Tiada tuhan selain Allah). Bacaan ini termasuk zikir dan menurut syariat Islam memiliki nilai terbesar dan paling utama ( Wikipedia )

Rasulullah S.A.W mengajarkan doa berikut ini, عن جَابِر بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : (( أَفْضَلُ الذِّكْرِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ ، وَأَفْضَلُ الدُّعَاءِ : الْحَمْدُ لِلَّهِ )) Dari Jabir bin Abdullah berkata, “Saya mendengar rasulullah S.A.W bersabda: “Dzikir yang paling utama adalah Laa Ilaaha Illallahu dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillah.” (HR. Tirmidzi no. 3305, Ibnu Majah no. 3790, Ibnu Hibban, dan al-Hakim. Al-Hakim menshahihkannya, sedangkan syaikh Al-Albani menghasankannya dalam Shahih Sunan Tirmidzi no. 2692).( Wikipedia )
Tahlil bagi masyarakat di negara kita merupakan sesuatu yang masih kontroversi. Semua pendapat mempunyai dalil sendiri yang semua mereka anggap benar, tetapi biarlah ada perbedaan yang menurut kami itulah indahnya Islam. 
Di tempat kami tidak mempermasalahkan perbedaan itu, kami sepakat tahlil di lakukan tidak hanya sekedar tahlil, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana umat Islam bersatu dengan menguatkan ukuwah, bagaimana masyarakat saling membantu dan saling meringankan beban .

 

About

Site Info

Text

TAHLIL & RUKUN KEMATIAN AL MUBAROK Copyright © 2009 Template is Designed by Islamic Wallpers